STRATEGI BAURAN PROMOSI DALAM PERSAINGAN

PENYELENGGARAAN FIXED WIRELESS ACCESS

Azwar Aziz

Abstract

Role of the promotion mix strategy is very important to introduce products, services, tariffs and development company with a variety of innovations that obtained for the ease of use of these selected products. Promotion mix is known there are several aspects, namely advertising, personal selling, sales promotion, public relations, word of mouth and direct mail, is a common marketing strategy implemented by the business world. This is a good strategy in implementing fixed wireless access providers to anticipate the increasingly tight competition. Research findings obtained from the application of the promotion mix strategy by fixed wireless access providers essentially implement this strategy, but some promotional activities conducted through advertisements or advertising, this can be seen directly how often campaigns on electronic media like television, almost every minute of each campaign turn well done flexi, starone, esia and hepi, or in other media such as on the website of each company, the media and other newspapers. Campaign used a combination will provide a broad impact on the use of telecommunications have proved at the end of 2008 the total number of customers fixed wireless access has been achieved for + 21 million people. The most important of these promotional activities is a company how to maintain a good image and good and provide the correct information to the product concerned.

Kata-kata Kunci : Stategi Bauran Promosi, Fixed wireless acces, Persaingan

  1. Latar Belakang

Undang-Undang R.I. Nomor 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi pasal 10 ayat (1) secara tegas dinyatakan bahwa dalam penyelenggaraan telekomunikasi dilarang melakukan kegiatan yang dapat mengakibatkan terjadinya praktek monopoli dan persaingan usaha tidak sehat diantara penyelenggara telekomunikasi dan Undang-Undang R.I. Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Usaha Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat. Oleh karena itu persaingan yang terjadi di penyelenggara fixed wireless acces semakin mendapatkan tempat yang pasti dan memiliki dasar hukum yang kuat untuk semakin berkembang

Persaingan diantara penyelenggara fixed wireless acces saat ini sudah tidak dapat dihindari lagi, masing-masing penyelenggara menerapkan berbagai strategi yang dapat memberikan manfaat bagi perusahaan maupun pelanggan. Strategi yang diterapkan oleh satu penyelenggara fixed wireless acces diikuti dengan strategi yang lain oleh penyelenggara fixed wireless acces yang lain juga. Strategi yang diterapkan penyelenggara fixed wireless acces merupakan salah satu faktor yang penting dalam mengantisipasi persaingan yang terjadi. Strategi yang tepat akan memberikan manfaat bagi perusahaan dan masyarakat. Namun apabila strategi yang diterapkan penyelenggara fixed wireless acces kurang tepat, maka perusahaan akan mengalami kerugian. Salah satu strategi yang tepat adalah bauran promosi (promotion mix), yaitu suatu alat komunikasi yang digunakan oleh perusahaan untuk mengomunikasikan produk dan mempengaruhi konsumen sasaran untuk membeli serta untuk menciptakan dan memelihara keunggulan pembeda (differential advantage) dari apa yang ditawarkan pesaing, alat-alat komunikasi tersebut adalah iklan, promosi penjualan, penjualan personal dan publisitas (Freddy Rangkuti, 2009 : 273).

Industri telekomunikasi adalah industri yang padat modal. Dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dan menyediakan layanan dan teknologi yang sebanding dan sesuai dengan operator layanan telekomunikasi lainnya, penyelenggara fixed wireless acces harus mampu memperluas dan memodernisasi jaringannya. Jaringan berbasis-CDMA yang digunakan penyelenggara fixed wireless acces pada umumnya lebih cepat dan lebih mudah dibangun dan memberikan fleksibilitas serta mobilitas yang lebih besar kepada pelanggan serta disisi lain juga unggul di tarif berdasarkan tarif PSTN yang secara substansial lebih rendah dari pada tarif layanan seluler, sehingga mungkin dapat menawarkan alternatif yang kompetitif selain layanan GSM.

Penyelenggara telepon tetap dengan mobiltas terbatas (Fixed Wireless Acces) pada saat ini berjumlah 4 (empat) yaitu PT. Telkom Tbk., dengan merek dagang Telkomflexi, PT. Indosat Tbk., dengan merek dagang StarOne, PT. Bakrie Telekom Tbk., dengan merek dagang Esia dan PT. Mobile-8 Telecom Tbk. dengan merek dagang Hepi. penyelenggara fixed wireless acces ini mempunyai kemampuan bergerak atau mobile seperti seluler walaupun terbatas dan memiliki fitur layanan yang sama dengan seluler serta dapat juga menggunakan internet, sehingga perkembangan pelanggan fixed wireless acces setiap tahunnya semakin meningkat dari tahun 2007 sebesar 10.811.635 pelanggan dan tahun 2008 sebesar 21.123.632 pelanggan atau meningkat sebesar 95,38%. Kenaikan pelanggan fixed wirelss acces ini sangat signifikan dan merupakan salah satu pesaing di dunia telekomunikasi, khususnya di penyelenggara telepon seluler.

  1. Permasalahan

Sejak terjadinya persaingan diantara penyelenggara Fixed Wireless Acces, dimulai dari gencarnya para penyelenggara fixed wireless acces membangun infrastruktur diberbagai daerah dengan maksud masyarakat dapat mengakses informasi dan sekaigus dapat dengan mudah melakukan komunikasi. Kemudian menerapkan model-model promosi dengan konten yang beragam bekerjasama perusahaan-perusahan konten. Selanjutnya kondisi saat ini penyelenggara fixed wireless acces hanya terfokus pada persaingan tarif promosi, sehingga aspek lain kurang diperhatikan untuk mendukung strategi persaingan yang diterapkan. Dari berbagai latar belakang tersebut diatas, maka muncul permasalahan yang timbul “Bagaimana Strategi Bauran Promosi Dalam Persaingan Penyelenggaraan Fixed Wireless Acces ?”.

  1. Tujuan Dan Sasaran

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran dalam penerapan strategi bauran promosi yang dilakukan oleh penyelenggaraan fixed wireless acces ?”.

Sasaran penelitian ini diharapkan menghasilkan analisis strategi bauran promosi dalam penyelenggaraan fixed wireless acces yang menyeluruh dan dapat menjadi format dalam menentukan persaingan.

Kerangka Konsep Teori

Strategi Bisnis

Strategi merupakan sarana organisasi yang digunakan untuk mencapai tujuannya. Strategi mengimplikasikan konsep manajemen dari lingkup bisnis, misi, maksud dan tujuan (Cravens, 1996 : 30). Pengembangan strategi untuk mempertahankan keunggulan daya saing, mengimplikasikannya, dan mengganti strategi untuk menanggapi perubahan baru yang terjadi pada lingkungan merupakan suatu proses yang berkesinambungan. Hal ini dimulai dengan mendefinisikan misi bisnis. Manajemen memantau pasar dan situasi persaingan yang dihadapi perusahaan. Misi perusahaan pada setiap waktu, dapat diubah karena kendala ataupun peluang yang berasal dari hasil pemantauan. Bagian penting dari proses perencanaan strategis dalam perusahaan yang mengelola lebih dari satu bidang usaha (seperti produk dan atau pasar yang berbeda) adalah analisis portofolio unit-unt bisnis secara periodik.

Struktur Pasar Persaingan

Dalam persaingan antara satu operator telepon seluler dengan operator telepon lainnya, perlu dilihat struktur pasar, menurut Lipsey, et.al (1996 : 3) mengatakan struktur pasar adalah semua aspek yang dapat mempengaruhi perilaku dan kinerja perusahaan di suatu pasar (misalnya jumlah perusahaan dipasar, atau jenis produk yang dijual). Struktur pasar persaingan merupakan tingkat persaingan dari pasar dengan mengacu pada sejauh mana perusahaan-perusahaan secara individual mempunyai pengaruh atas harga pasar atau atas syarat-syarat penjualan produk merek. Makin kecil kekuatan suatu perusahaan secara individual untuk mempengaruhi pasar tempatnya menjual produk, makin tinggi tingkat persaingan pasar tersebut.

Keunggulan Persaingan

Perusahaan memperoleh keunggulan bersaing dengan memberikan nilai lebih kepada para konsumen melalui (1) harga yang lebih rendah dibandingkan dengan para pesaing untuk manfaat yang sama atau (2) keunikan manfaat yang dapat menutupi harga tinggi. Beberapa pertimbangan penting untuk memberikan kepuasan kepada konsumen dan memperoleh keunggulan bersaing adalah 1. Prosesnya harus terfokus pada konsumen, 2. Analisis kebutuhan/keinginan (persyaratan) hendaknya juga dilakukan dengan melihat pada kelompok-kelompok pembeli yang mempunyai kebutuhan/keinginan yang sama (segmen pasar), 3. Peluang untuk memperoleh manfaat, di mana terdapat kesenjangan (gap) antara apa yang dinginkan oleh konsumen dengan usaha para pesaing untuk memuaskan mereka, 4. Peluang dapat diketahui dengan mencari atribut produk/jasa yang khusus, di mana permintaan pembeli ada yang tidak terpuaskan, 5. Analisis kepuasan konsumen hendaknya dapat mengidentifikasi peluang yang terbaik bagi organisasi dalam penciptaan nilai yang unggul (Cravens, 1996 : 18). Menciptakan keunggulan persaingan (kompetitif), pendapat Kotler (1997 : 285) salah satu langkah yang paling penting adalah melaksanakan analisis nilai pelanggan. Tujuan analisis pelanggan adalah menentukan manfaat yang diinginkan oleh pelanggan dalam segmen pasar sasaran dan bagaimana mereka merasakan nilai relatif penawaran pemasok-pemasok yang bersaing.

Teknologi berperan penting dalam mendorong perubahan struktur industri serta mendorong terciptanya industri baru. Kemajuan teknologi membuat perusahaan harus berpikir untuk terus-menerus mengembangkan produk yang dihasilkannya, karena dengan kecanggihan teknologi akan meningkatkan tuntutan konsumen terhadap nilai dan manfaat suatu produk. Oleh karena itu inovasi dan keunggulan teknologi merupakan komponen penting dalam strategi bersaing. Cara bersaing dalam bidang teknologi telah berubah sepanjang waktu (Gaymor dalam Lena Ellitan dan Lina Anatan, 2007 : 90).

Bauran Promosi (Promotion Mix)

Pengertian promosi adalah suatu kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan untuk mengomunikasikan manfaat dari produknya dan untuk menyakinkan konsumen agar membeli (Philip Kotler, 1997 : 142). Sedangkan menurut Rambat Lupiyoadi (2001 : 108) mendefinisikan promosi sebagai salah satu variabel dalam bauran pemasaran yang sangat penting dilaksanakan oleh perusahaan dalam memasarkan produk jasa. Kemudian selanjutnya definisikan promosi sebagai serangkaian teknik yang digunakan untuk mencapai sasaran penjualan atau pemasaran dengan penggunaan biaya yang efektif, dengan memberikan nilai tambah pada produk atau jasa baik kepada para perantara maupun pemakai langsung, biasanya tidak dibatasi dalam jangka waktu tertentu (Julian Cummins (1991 : 11). Promosi sebagai cara untuk mengomunikasikan manfaat jasa kepada konsumen merupakan elemen penting dalam industri jasa. Oleh karena sifatnya yang tidak nyata maka salah satu tujuan promosi adalah untuk membuat jasa tersebut lebih nyata bagi konsumen. Dalam industri jasa komunikasi “word of mouth” merupakan promosi yang efektif dalam memengaruhi minat konsumen terhadap jasa yang ditawarkan (Arief, 2007 : 89). Promosi merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan suatu program pemasaran. Betapa pun berkualitasnya suatu produk atau jasa, bila konsumen belum pernah mendengarnya dan tidak yakin bahwa produk atau jasa itu akan berguna bagi konsumen, maka konsumen tidak akan pernah membeli dan memanfaatkannya. Pada hakikatnya promosi adalah suatu bentuk komunikasi pemasaran. Yang dimaksud dengan komunikasi pemasaran adalah aktivitas pemasaran yang berusaha menyebarkan informasi, memengaruhi atau membujuk, mengingatkan pasar sasaran atas perusahaan dan produknya agar bersedia menerima, membeli, dan loyal pada produk atau jasa yang ditawarkan perusahaan yang bersangkutan (Fandy Tjiptono, 1997).

Dalam teori pemasaran, untuk memenangkan persaingan diterapkan Strategi bauran promosi (Promotion Mix)) yang mencakup : (1) Advertising; (2) Personal Selling; (3) Sales Promotion, ; (4) Public Relation; (5) Word of Mouth; (6) Direct Mail (Arief, 2007 : 97). Kemudian ada 4 (empat) jenis bauran promosi (Peter dan Olson dalam Freddy Rangkuti, 2009 : 178), yaitu : 1. Iklan (advertising) adalah penyajian informasi nonpersonal mengenai produk, merek, perusahaan atau toko yang dilakukan dengan bayaran tertentu. Pada iklan biasanya ditampakkan organisasi yang mensponsorinya. Iklan ditujukan untuk untuk memengaruhi efeksi dan kognisi konsumen. Dalam praktiknya, iklan telah dianggap sebagai manajemen citra (image management), menciptakan dan memelihara citra dan makna dalam benak konsumen. Walaupun pertama-tama iklan dalam memengaruhi perilaku pembelian konsumen. Iklan dapat disajikan melalui berbagai macam media (TV, radio, cetakan : majalah, surat kabar, papan billboard), papan tanda dan macam-macam media); 2. Promosi Penjualan (Sales promotion) adalah rangsangan langsung yang ditujukan kepada konsumen untuk melakukan pembelian. Banyaknya jenis promosi penjualan termasuk di dalamnya penurunan harga temporer melalaui kupon, rabat, penjualan multi kardus, kontes dan undian, perangko dagang, pameran dagang dan eksibisi; 3. Penjualan Personal (Personal selling) melibatkan interaksi personal langsung antara seorang pembeli potensial dan seorang salesman. Penjualan personal dapat menjadi metode promosi yang hebat untuk 2 (dua) alasan : a. komunikasi personal dengan salesman dapat meningkatkan keterlibatan konsumen dengan produk dan atau proses pengambilan keputusan, b. Situasi komunikasi saling silang/interaktif memungkinkan salesman mengadaptasi apa yang disajikannya agar sesuai dengan kebutuhan informasi setiap pembeli potensial; 4. Publisitas (Publicity) adalah bentuk-bentuk komunikasi tentang perusahaan, produk, atau merek si pemasar yang tidak membutuhkan pembayaran. Misalnya penjabaran produk atau merek baru, perbandingan merek di surat kabar, majalah dan talk show di TV semuanya menyajikan berbagai informasi produk bagi para konsumen. Kadangkala publisitas dapat lebih efektif daripada iklan karena konsumen lebih siap untuk menerima pesan yang disampaikan.

Promosi merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan suatu program pemasaran. Betapa pun berkualitasnya suatu produk atau jasa, bila konsumen belum pernah mendengarkannya dan tidak yakin bahwa produk itu akan berguna bagi konsumen, maka konsumen tidak akan pernah membeli dan memanfaatkannya. Pada hakikatnya promosi adalah suatu bentuk komunikasi pemasaran. Komunikasi pemasaran adalah aktivitas pemasaran yang berusaha menyebarkan pasar sasaran atas perusahaan dan produknya agar bersedia menerima, membeli dan loyal pada produk atau jasa yang ditawarkan perusahaan yang bersangkutan.

Metodologi Penelitian

Penelitian ini dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Bondan dan Taylon dalam Moleong (2001) menjelaskan metode kualitatif sebagai prosedur penelitian yang menghasilkan data deskritif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang diamati, diarahkan secara utuh (holistik).

Cara memperoleh data dan informasi yang dibutuhkan dalam penelitian ini, yaitu : 1. Telaah terhadap sejumlah referensi, buku, laporan, dokumen yang relevan dengan penelitian ini, mulai dari menentukan konsep, pelaksanaan, penulisan, analisis dan kesimpulan dan saran; 2. Pengamatan lapangan terbatas terhadap sejumlah fenomena persaingan telepon Fixed Wireless Acces yang dapat mendukung dan melengkapi informasi terhadap kepentingan penelitian.

GAMBARAN UMUM

  1. Regulasi

Peraturan yang menjadi dasar penyelenggaraan fixed wireless acces adalah Keputusan Menteri Perhubungan Nomor : KM.35 Tahun 2004 tentang Penyelenggaraan Jaringan tetap Lokal Tanpa Kabel dengan Mobilitas Terbatas, antara lain mengatur hal-hal sebagai berikut : a. Penyelenggaraan jaringan tetap lokal tanpa kabel adalah penyelenggaraan jaringan tetap lokal yang antara lain namun tidak terbatas pada penggunaan teknologi wireless CDMA; b. Wilayah layanan penyelenggaraan jaringan tetap lokal tanpa kabel dengan mobilitas terbatas dibatasi maksimum pada satu kode area layanan jaringan tetap lokal; c. Jenis tarif jasa telepon dasar yang menggunakan jaringan tetap lokal tanpa kabel dengan mobilitas terbatas terdiri dari tarif jasa pasca bayar dan pra bayar.

  1. Pelanggan Fixed Wireless Acces

Kondisi saat ini penyelenggara fixed wireless acces perusahaan telekomunikasi, yaitu sebanyak 4 perusahaan, yaitu PT. Telkom Tbk. dengan merk dagang Telkomflexi, PT. Indosat Tbk. dengan merek dagang StarOne, PT. Bakrie Telecom dengan merek dagang Esia dan PT. Mobile 8 Telecom dengan merek dagang hepi. Pertumbuhan pelanggan telepon fixed wireless acces di Indonesia sejak 5 (lima) tahun terakhir dari tahun 2004 sampai dengan 2008, telah menunjukkan perkembangan yang terus meningkat yang saat ini. Pertumbuhan yang sangat tinggi terjadi pada tahun 2008 dimana jumlah pelanggan telepon fixed wireless acces sebesar 21.123.632 atau 95,38% dibandingkan dengan jumlah pelanggan tahun 2007 yang telah mencapai 10.811.635. Apabila dilihat per operator, maka perkembangan pelanggan yang paling cepat pertumbuhan pelanggannya adalan PT. Telkom Tbk (Telkomflexi), yaitu pada tahun 2008 telah mencapai 12.725.000 orang atau 60,24% pangsa pasar telepon fixed wireless acces dari jumlah seluruh sebesar 21.123.632. Kemudian selanjutnya disusul oleh PT. Bakrie Telecom (Esia) dengan jumlah pelanggan pada tahun 2008 mencapai 7.304.543 orang atau 34,58%, sedangkan 2 operator lagi, yaitu PT. Indosat Tbk. (StarOne) dan PT. Mobile-8 Telecom (Hepi) pertumbuhan pelanggan masih dibawah 1 juta pelanggan dan secara rinci pertumbuhan pelanggan telepon fixed wireless acces dapat dilihat pada tabel dibawah ini :

Tabel 1. Jumlah Pelanggan Telepon fixed wireless acces

dari tahun 2004 s.d. 2008

No.

Operator

Tahun

2004

2005

2006

2007

2008

1.

PT. TelkomTbk (Telkomflexi)

1.429.000 4.062.000 4.176.000 6.363.000 12.725.000
2.

PT. Bakrie Telecom (Esia)

192.029 486.604

1.547.557

3.820.701

7.304.543

3.

PT. Indosat Tbk (Starone)

62.716 271.158 378.727 627.934 761.589

4.

PT. Mobile -8 Telecom (Hepi)

332.500

Jumlah

1.683.745 4.819.762 6.102.284 10.811.635 21.123.632

Sumber : Laporan Tahunan, 2008

  1. Kondisi Penyelenggara Telepon Fixed Wireless Acces
  1. PT. Telkom Tbk.

Sebagai sebuah perusahaan telekomunikasi terkemuka di Indonesia yang menyediakan layanan dengan teknologi CDMA (Code Division Multiple Access). CDMA adalah teknologi akses voice dan data, dimana setiap user menggunakan code tersendiri yang unik dalam mengakses kanal frekuensi yang sama dalam sebuah sistem. Pada CDMA, sinyal informasi pada transmitter dicoding dan disebar dengan bandwidth sebesar 1.25 MHz (spread spectrum), kemudian pada sisi receiver dilakukan decoding sehingga didapatkan sinyal informasi yang dibutuhkan. PT. Telkom Tbk. melalui divisi TelkomFlexi akan memanfaatkan CDMA sebagai telepon fixed wireless digital yang digunakan sebagai telepon rumah (fixed phone) dan telepon bergerak (mobility). Perkembangan PT. Telkom Tbk dapat diketahui dengan kemajuan-kemajuan, antara lain :

  1. Produk

Produk PT.Telkom Tbk. memiliki layanan fixed wireless acces berbasis teknologi CDMA dengan mobilitas terbatas (di dalam satu kode area) merek dagang adalah TelkomFlexi dapat menggunakan prabayar dan pascabayar, baik untuk pesawat telepon tidak bergerak maupun telepon genggam. PT.Telkom Tbk. juga menyediakan sejumlah fitur nilai tambah kepada para pelanggan TelkomFlexi seperti pesan singkat (SMS), protokol aplikasi nirkabel (WAP), portal web, nada dering, pesan suara dan layanan informasi seperti tagihan, bantuan direktori dan layanan pesan/konten lainnya. Pendapatan dari layanan-layanan ini dilaporkan sebagai “Layanan Data dan Internet”. Pelanggan TelkomFlexi pada umumnya mendapatkan layanan sejenis yang ditawarkan oleh layanan layanan seluler kecuali roaming ke kode area lokal lain dan internasional. Pada bulan Desember 2007, PT. Telkom Tbk. meluncurkan “FlexiTRANSFER”, layanan yang memungkinkan pelanggan untuk men-transfer sisa pulsa (dalam Rupiah) kepada pelanggan lain, namun pulsa yang diterima tidak memperpanjang masa aktif pelanggan penerima tersebut. Pada bulan Juni 2008, PT. Telkom Tbk mengeluarkan kartu isi ulang dengan nominal Rp.5.000, baik untuk voucher dalam bentuk kartu maupun elektrik. Voucher isi ulang ini mempunyai masa aktif 0 hari dan masa tenggang 60 hari. Selain meluncurkan kartu isi ulang ini, PT. Telkom Tbk. juga memperpanjang masa tenggang dari 0 hari menjadi 60 hari.

  1. Tarif

Tarif yang diberlakukan pada PT. Telkom Tbk. dibagi dalam 2 (dua) bagian, yaitu Tarif dasar adalah tarif yang diberlakukan tetap, apabila belum ada perubahan dan tarif promosi adalah tarif diberlakukan pada waktu tertentu. Tarif tersebut dapat dilihat pada tabel dibawah ini :

Tabel 3. Tarif Pemakaian Teleponi dan SMS TelkomFlexi Prabayar

Jenis Layanan Tarif / unit Time Unit
Panggilan Lokal Flexi Prabayar ke Flexi 53,9 Per menit
Panggilan SLJJ Flexi Prabayar ke Flexi 375 Per 30 detik
Panggilan SLJJ Flexi Prabayar ke Flexi diawali dengan 01017 (contoh: nomor Jakarta 02178901234 memanggil no Flexi Bandung 02278901234 dengan cara: 0101702278901234) 49 Per menit
Panggilan Lokal Flexi Prabayar ke PSTN atau Operator Fixed lain 250 Per menit
Panggilan SLJJ SLJJ Flexi Prabayar ke PSTN atau Operator Fixed lain 750 Per 30 detik
Panggilan Lokal Flexi Prabayar ke Seluler 780 Per menit
Panggilan SLJJ Flexi Prabayar ke Seluler 800 Per 30 detik
Panggilan Flexi Prabayar ke Mobile Satelite (Byru) 4.235 Per 30 detik
SMS Ke Sesama Flexi 100 Per SMS
SMS ke Pelanggan Penyelenggara Lain 165 Per SMS
SMS ke Internasional 500 Per SMS

Sumber : http://www.telkomflexi.com

Tabel 4. Tarif Pemakaian Teleponi dan SMS TelkomFlexi Pascabayar

Uraian Tarif
Aktivasi Rp.25.000,-
Biaya Berlangganan Bulanan Rp.30.000,-
Jenis Layanan Tarif / Unit Time Unit
Panggilan Lokal Flexi Pascabayar ke Flexi 49 Per menit
Panggilan SLJJ Flexi Pascabayar ke Flexi 300 Per 30 detik
Panggilan SLJJ Flexi Pascabayar ke Flexi diawali dengan 01017 (contoh: nomor Jakarta 02178901234 memanggil no Flexi Bandung 02278901234 dengan cara: 0101702278901234) 49 Per menit
Panggilan Lokal Flexi Pascabayar ke PSTN dan Operator Fixed lain 150 Per menit
Panggilan SLJJ Flexi Pascabayar ke PSTN dan Operator Fixed lain 600 Per 30 detik
Panggilan Lokal Flexi Pascabayar ke Seluler 550 Per menit
Panggilan SLJJ Flexi Pascabayar ke Seluler 625 Per 30 detik
Panggilan ke Mobile Satelite (Byru) 3.850 Per 30 detik
SMS Ke Sesama Flexi (OnNet) 75 Per SMS

Sumber : http://www.telkomflexi.com

  1. Promosi

  1. Bulan C’RITA Flexi (Bicara irit Rp. 300,-)

Menjelang awal tahun 2010 flexi akan melaksanakan program bulan c’rita flexi (bicara irit tiga ratus rupiah) sesama flexi hanya dengan Rp.300,- sekali bicara. Bahkan untuk panggilan ke uar kota dengan 01017. Promosi bulan c’rita flexi berlaku pukul 23.00-09.00 setiap harinya, tanpa registrasi dan berlaku setelah menit ke 6. Promosi bulan c’rita flexi mulai Desember 2009 sampai dengan Februari 2019.

  1. Flexinet Unlimited

FlexiNet unlimited adalah layanan akses data Flexi bagi pelanggan Flexi pra bayar/trendy) dan pelanggan Flexi paska bayar/classy melalui jaringan TelkomFlexi dengan penawaran tarif khusus berlangganan secara harian, mingguan dan bulanan dengan cara melakukan registrasi terlebih dahulu. FlexiNet Unlimited dapat diakses oleh pelanggan FlexiClassy (Postpaid) maupun Trendy (Prepaid) di seluruh cakupan wilayah layanan TelkomFlexi.

  1. Flexi Gratis Umroh

Program Reward Umrah TelkomGlobal 2009 merupakan program dari PT. Telkom Tbk. untuk memberikan apresiasi hadiah umrah untuk 20 pemenang yaitu kepada pelanggan TelkomGlobal yang meraih nilai tertinggi sesuai kriteria penilaian dari hasil melakukan panggilan ke Arab Saudi (outgoing call) dari nomor TelkomFlexi dan PSTN PT.Telkom Tbk. dengan mempergunakan layanan TelkomGlobal-01017 dan atau pelanggan PSTN/Flexi yang menerima panggilan ( incoming call) dari Arab Saudi dalam kurun waktu pelaksanaan program ini dari tanggal 1 Oktober 2009 sd 31 Desember 2009 dengan biaya percakapan Rp. 2.200,- permenit dan round up waktu percakapan per 6 detik.

  1. Bebas Bicara Lokal

Tarif bicara lokal ini sebesar Rp 49/menit, terutama bagi pelanggan Flexi yang melakukan panggilan antar sesama pelanggan Flexi yang berada pada area (belum termasuk PPN dan untuk sesama Flexi). promosi ini berlangsung sampai dengan 31 Desember 2009.

  1. Promosi lainnya

Promosi dari PT. Telkom Tbk. dengan produk telkomflexi yang lain, antar lain : 1. Flexi Komunitas : yang merupakan program yang ditujukan untuk sekelompok pelanggan flexi yang tergabung dalam suatu komunitas dengan memberikan benefit berupa special price antar member komunitas yang terdaftar; 2. Flexi Muslim, suatu layanan yang berisi tentang Al Quran 30 juz, kumpulan hadits, Adzan dan zikir, zakat dan infak, memahami islam secara utuh dan sebagainya dan 3. Flexi trendy reload adalah program point reward yang ditujukan kepada pelanggan flexi.

  1. PT. Indosat Tbk.

PT. Indosat Tbk. menjadi perusahaan telekomunikasi terlengkap dalam aspek pelayanan di Indonesia mencakup antara lain : penyedia layanan seluler, layanan Fixed Wireless Acces, layanan telepon tetap dan MIDI pada 31 Desember 2008, saham Indosat dimiliki oleh Qatar Telecom Q.S.C. (Qtel) secara tidak langsung melalui Indonesia Communications Limited (ICLM) dan Indonesia Communications Pte Ltd (ICLS) sebesar 40,81%, sementara Pemerintah Republik Indonesia dan Publik memiliki masing-masing 14,29% dan 44,90%. Perkembangan PT. Indosat Tbk dapat diketahui dengan kemajuan-kemajuan, antara lain :

  1. Produk

Produk fixed wirelss access PT. Indosat Tbk. dikenal dengan merek dagang StarOne. Produk StarOne ini menggunakan kartu voucher prabayar dan pascabayar yang dapat diisi ulang dengan cara membeli kartu isi ulang dan memakai sistem elektrenik. Pada tanggal 10 Juni 2008 PT. Indosat Tbk. melaksanakan StarOne Jelajah dan StarOne Duo. Peluncuran program StarOne Jelajah, layanan Multi Number bagi pelanggan StarOne pasca bayar dan StarOne pra-bayar yang sering melakukan perjalanan serta peluncuran StarOne Duo, fasilitas yang menggabungkan StarOne pra-bayar dengan Mentari atau IM3 dengan layanan automatic call forwading dari StarOne pra-bayar ke Mentari atau IM3. Produk dan jasa Indosat lainnya, antara lain : 1. IM3, layanan komunikasi seluler prabayar yang terjangkau antara lain untuk kaum muda, 2. Mentari, layanan komunikasi seluler prabayar untuk pengguna reguler, 3. Matrix, layanan komunikasi seluler pascabayar, 4. Matrix auto, layanan seluler pascabayar yang flesibel dengan kredit real-time (kontrol penggunaan) dan fasilitas isi ulang yang fleksibel, 5. BlackBerry, layanan push mail global, 6. Indosat broadband 3.5 G, akses internet mobile berkecepatan tinggi, 7. Layanan dengan manfaat lebih untuk komunikasi seluler seperti i-games, i-ring, i-go dst., 8. Layanan voice over internet protocol (VOIP) domestik dan internasional, 9. Sambungan langsung internasitional dengan indosat 001 dan indosat 008, 10. Layanan komunikasi data dengan internet network Provider (INP).

Layanan Akses Telepon Tetap Nirkabel (fixed wireless access) sejak diluncurkannya pada tahun 2004 sampai dengan per tanggal 31 Desember 2008, telah memiliki 761.589 pelanggan akses telepon tetap nirkabel di 52 kota di Indonesia. Pada akhir tahun 2008, PT. Indosat Tbk. memperluas layanan akses telepon tetap nirkabel ke beberapa kota lainnya dalam upaya meningkatkan kapasitas untuk sekitar empat juta pelanggan akses telepon tetap nirkabel. Dengan demikian, PT. Indosat Tbk. mengharapkan di masa mendatang layanan telepon tetap nirkabel ini akan menjadi sumber yang semakin penting bagi pendapatan usaha dari jasa telekomunikasi fixed wireless access.

Pendapatan akses telepon tetap nirkabel yang berasal dari biaya pemakaian diakui berdasarkan durasi panggilan telepon yang berhasil dilakukan melalui jaringan tetap. Bagi para pelanggan pasca bayar, biaya aktivasi diakui setelah aktivasi dilakukan oleh pelanggan baru dalam jaringan tetap, sedangkan biaya jasa bulanan diakui pada saat jasa tersebut diserahkan. Bagi para pelanggan pra-bayar, komponen aktivasi penjualan paket perdana diakui setelah aktivasi dilakukan oleh konsumen akhir. Penjualan vouchers awal atau isi ulang dicatat sebagai pendapatan diterima dimuka dan diakui sebagai pendapatan pada saat penggunaan airtime atau pada saat pulsa telah habis masa berlakunya.

  1. Tarif

Tarif yang diberlakukan pada PT.Indosat Tbk. ada 2 (dua) bentuk, pertama tarif dasar, adalah tarif yang berlaku tetap sebelum ada perubahan dan tarif dasar. Sedangkan yang kedua tarif promosi adalah tarif yang diberlakukan dalam jangka waktu sementara. Tarif promosi ini setiap periode berubah dalam rangka untuk menarik minat masyarakat luas.

Tabel.5. Tarif Telpon dan SMS StarOne Prabayar

Tarif Telepon

Ke sesama StarOne

Rp. 25,- / menit

Ke PSTN/FWA lain

Rp. 125,-/ 30 detik

Ke GSM Indosat

Rp. 200,- / 30 detik

Ke GSM lain

Rp.350,-/30 detik

Tarif SMS

Ke sesama StarOne

Rp. 25,- /SMS

Ke FWA lain

Rp. 75,-/SMS

Ke GSM Indosat

Rp.100,-/SMS

Ke GSM lain

Rp.150,-/SMS

Sumber : Laporan Tahunan, 2008

Tabel.6. Tarif Promosi Telpon dan SMS StarOne

Tarif Telepon

Ke sesama StarOne

Rp. 25,- / menit

Ke CDMA lain

Rp.25,- / 20 detik

Ke GSM Indosat

Rp. 25,- / 20 detik

Tarif SMS

Ke sesama StarOne

Rp. 25,- /SMS

Sumber : Laporan Tahunan, 2008

  1. Promosi

PT. Indosat Tbk dengan produk StarOne melakukan berbagai kegiatan promosi yang diluncurkan sepanjang tahun 2008, adalah :

  1. StarOne PINTER

Telpon lebih murah hanya Rp 1/hari ke 2 nomor lokal StaOne dan 2 nomor lokal GSM Indosat dengan kartu prabayar CDMA StarOne, caranya ketik: ngorbit<spasi>ber5<spasi>no tujuan dan kirim SMS ke 7825, contoh : ngorbit ber5 02130123456 (ke nomor tujuan StarOne) atau ngorbit ber5 08567891011 (ke nomor tujuan GSM Indosat) dengan syarat : 1.Biaya pendaftaran per nomor tujuan Rp 2.000 (StarOne) dan Rp 3.000 (matrix, IM3, Mentari); 2. Pulsa minimal setelah pendaftaran Rp 10.000; 3. Program ini tidak berlaku di Jawa Tengah dan Yogyakarta dan 4. Promo diperpanjang hingga pemberitahuan selanjutnya. StarOne PINTER mempunyai promosi dengan miliki HP ZTE C310 yang harganya Rp 256.000,-dapat gratis nelpon 6 bulan ke nomor lokal StarOne dan SMS ke semua nomor StarOne.

  1. StarOne Ngorbit Rp 500 Sejam

StarOne ngorbit (ngobrol irit) dapat dipilih sesuai dengan kebutuhan, antara lain : 1.Ngorbit semenit Rp 25
dapat langsung nikmati (bebas registrasi) untuk tarif telpon yang dihitung per menit
; 2.Ngorbit sejam Rp 500
pilihan langsung bebas registrasi untuk tarif telpon yang dihitung per jam; 3.Ngorbit sehari Rp 1500 pilih sehari, dengan melakukan registrasi : ketik NGORBIT <spasi> HRN, kirim ke 7825 (gratis); 4. Ngorbit seminggu Rp 7500 dengan registrasi: ketik NGORBIT <spasi> MGN, kirim ke 7825 (gratis); 5. Ngorbit sebulan Rp 25 ribu sebulan nelpon ke semua operator hanya Rp 0,000001 setelah 5 menit pertama dengan registrasi :
Ketik NGORBIT <spasi> BLN,
kirim ke 7825 (GRATIS) dan 6. SMS seminggu Rp1500 dengan registrasi : ketik NGORBIT<spasi>SMS, kirim ke 7825 (gratis).

  1. Internet Irit Tanpa Batas

Penggunaan internet yang murah hanya Rp 1 /Kb dengan kecepatan hingga 153,6 Kbps, caranya : ketik NET kirim ke 799 (Biaya aktivasi Rp 5.500) dan paket internet Rp 75/menit untuk prabayar, caranya : ketik REG<spasi>TIME kirim ke 799 , untuk kembali ke tarif dasar, ketik REG<spasi>VOL kirim ke 799 Tarif SMS Rp 500/SMS.

  1. StarOne Unlimited

Tanpa batasan quota dan penurunan kecepatan hanya dengan Rp 499.000,-, dengan kecepatan aksesnya hingga 153 Kbps. StarOne Unlimited bisa akses internet, karena modemnya yang berukuran seperti flashdisk, bisa dapat bawa ke mana-mana dan hanya dengan menghubungkannya dengan laptop ataupun PC dan bisa isi ulang dengan Voucher Indosat dan Voucher Elektronik, dengan syarat : Layanan Internet Unlimited diperuntukkan bagi pelanggan StarOne prabayar dan pascabayar dan StarOne prabayar : biaya langganan paket unlimited Rp 45.000,-/7 hari, cara registrasi : ketik NGORBIT<spasi>INTERNET, SMS ke 7825, serta StarOne pascabayar : biaya langganan Paket unlimited Rp 125.000,-/bulan.

  1. PT. Bakrie Telecom Tbk.

PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) adalah perusahaan layanan jaringan tetap lokal tanpa kabel dengan mobilitas terbatas (fixed wireless access (FWA) with limited mobility) berteknologi CDMA 2000 1x dengan merek dagang Esia yang didirikan pada tahun 1993 dengan nama PT Radio Telepon Indonesia. Di tahun 2003, Perseroan berganti nama menjadi PT Bakrie Telecom. Bakrie Telecom tercatat di Bursa Efek Indonesia sejak Pebruari 2006 dengan kode BTEL. Pada bulan Juni 2007 Departemen Komunikasi dan Informasi mengeluarkan lisensi bagi BTEL untuk bisa menawarkan layanan dan produknya di seluruh Indonesia. Sampai akhir 2008, jumlah pelanggan BTEL mencapai 7,3 juta yang tersebar di 64 kota di seluruh Indonesia, didukung oleh jaringan dengan 2.772 base transceiver station (BTS). Pelayanan kepada pelanggan diberikan melalui dua call center, 86 Gerai Esia, 320 dealer serta 1.470 outlet penjualan. Perkembangan PT. Bakrie Telecom dilihat dari berbagai sisi, antara lain :

  1. Produk

PT. Baktrie Telecom mempunyai layanan pra bayar dengan produk Esia,Wifone dan EsiaTel dan layanan pasca bayar dengan produk Esia, Wifone Pasca Bayar, Ratelindo Reguler, EsiaTel dan Ratelindo Wartel serta Wimode. Masing-masing produk ditujukan untuk melayani pangsa pasar yang berbeda. Kartu prabayar dan pascabayar esia ditujukan pada pelanggan yang mempunyai mobilitas terbatas. Sedangkan Wifone untuk pelanggan rumah atau untuk telepon rumah. Kemudian EsiaTel adalah kios telepon pra bayar Esia yang menggunakan telepon tanpa kabel yang praktis. Tidak memerlukan tempat yang luas, hanya tempat untuk meletakkan pesawat telepon, dapat langsung menjadi tempat usaha, seperti di warung, toko, ruko, bengkel atau tempat lain. Pelanggan EsiaTel terdiri dari wartel Esia dan wartel Ratelindo yang telah dimigrasi ke EsiaTel. Selanjutnya Wimode adalah merupakan layanan internet berkecepatan tinggi yang dapat diakses di mana saja dan kapan saja. Wimode juga memberikan value added service yang lain seperti download content ataupun memilih ring back tone. Pelanggan Wimode sejumlah 41,074, dilaporkan bersama dengan jumlah pelanggan Esia.

  1. Tarif

Tarif yang diberlakukan pada Baktrie Telecom, antara lain : tarif telpon sesama Esia konsisten sejak awal diluncurkannya Esia mematok harga Rp 50/menit (+ppn) untuk panggilan ke sesama nomor Esia. Sedangkan Tarif Telpon ke Operator lain tarif Esia untuk menelpon ke GSM sangat kompetitif dibandingkan tarif telpon lainnya bahkan telpon dari GSM ke GSM. Selanjutnya Tarif SMS Rp1/karakter ke semua operator Inilah gebrakan paling revolusioner dari Esia, dimana tarif SMS tidak lagi dihitung berdasarkan jumlah pengiriman, melainkan berdasarkan jumlah karakter yang dikirimkan. Pelanggan dapat menentukan berapa biaya SMS yang hendak dikeluarkannya. Ada tarif dengan menggunakan layanan antara lain : Prefix 01010, melakukan panggilan Interlokal ke nomor Esia dimanapun di seluruh Indonesia, dengan menggunakan awalan 01010, pengguna Esia dapat menikmati tarif lokal dan VOIP 01010, melakukan panggilan Internasional dengan menggunakan awalan 01010, pengguna Esia dapat menikmati tarif spesial.

  1. Promosi

Melalui produknya, BTEL fokus untuk menyediakan layanan dengan harga terjangkau dan berkualitas tinggi kepada para pelanggan. Untuk meningkatkan pangsa pasar, BTEL senantiasa menerapkan strategi disruptive innovation pada pemasaran dan promosi yang dilakukannya. Berbagai kegiatan promosi yang diluncurkan sepanjang tahun 2008, adalah :

  1. Tarif khusus dan Kartu Perdana Spesial Rp 5.000

Sebagai salah satu upaya untuk mempertahankan pelanggan serta meningkatkan volume percakapan di berbagai wilayah di Indonesia, BTEL memperkenalkan sejumlah tarif khusus. Untuk pelanggan di Jawa Timur diberlakukan tarif Rp 50/30 detik untuk panggilan ke nomor CDMA atau PTSN, sedangkan pelanggan di Sumatra hanya perlu membayar Rp 10 per detik untuk sambungan ke lokal GSM. Untuk panggilan ke sesama Esia di Bogor dan sekitarnya, BTEL memberlakukan tarif gratis, dan kami juga meluncurkan Kartu Perdana Spesial baru seharga Rp 5.000.

  1. Bicara Non-Stop 6 Jam

Kami meluncurkan paket Hape Esia Ngoceh dengan kapasitas baterai yang mampu bertahan selama 13 hari dalam kondisi siaga dan 6 jam lebih untuk menelepon. Sejumlah acara diadakan di 10 kota (Palembang, Padang, Bandung, Semarang, Yogya, Jakarta, Surabaya, Bogor and Medan) guna mengajak pelanggan Esia untuk membuktikan sendiri ketangguhan Hape Esia Ngoceh disamping mempromosikan tarif murah.

  1. SMS Master

Dalam rangka peluncuran konsep inovatif berupa tarif SMS murah Rp 1 per karakter, BTEL menyelenggarakan lomba menulis SMS sesingkat mungkin untuk siswa sekolah menengah atas di 8 kota di Indonesia, yaitu Jakarta, Bogor, Bandung, Malang, Surabaya, Yogyakarta, Medan dan Palembang. Kompetisi untuk menemukan SMS Master sejati berlangsung hingga acara final antarkota yang disiarkan melalui TransTV.

  1. Lomba Lagu Muslim

Bekerja sama dengan Harian Republika dan Warner Record, BTEL menyelenggarakan ajang pencarian penulis lagu Islami berbakat. 10 karya terbaik kemudian dibawakan oleh penyanyi Indonesia terkenal, seperti Krisdayanti, Elemen, Shanty, Dewi Gita, Angkasa dan Maliq&D’essentials dalam acara yang ditayangkan di TVOne.

  1. BTEL Menjadi Sponsor KDI 5 di TPI

Untuk kedua kalinya BTEL mendukung acara kontes dangdut, mulai dari tahap pendaftaran peserta sampai proses audisi dan acara final yang disiarkan oleh TPI.

  1. Slank 25 Tahun di Bumi

Sebagai penghargaan atas kiprah grup musik terbesar Indonesia, Slank, BTEL meluncurkan Hape Esia Slank pada perayaan hari jadi mereka yang ke-25. Konser diadakan di Surabaya dan disiarkan oleh ANTV.

Selain itu, masih ada program lain yang memberikan keuntungan serta membuat pengguna Esia semakin berhemat : a. Esia Gratis Rame-Rame (Closed User Group) mendapatkan tarif khusus suara dan SMS antar teman atau keluarga yang namanya sudah didaftarkan sebelumnya; b. Ajak Teman Terima Talktime, setiap pelanggan yang bisa membuat kenalannya menggunakan Esia akan mendapatkan bonus talktime sebesar Rp 5.000; c. Terima Iklan Terima Talktime, mendapatkan informasi sambil mendapat bonus talktime. Layanan penawaran produk melalui SMS dengan bonus talktime Rp 50 per SMS; d. Jual Content Terima Talktime, membuat nada sambung sendiri dan memberi kesempatan teman untuk mengaktifkannya akan mendapatkan bonus waktu bicara Rp 3.000 per bulan atau Rp 1.000 per minggu.

  1. PT. Mobile-8 Telecom Tbk.

PT Mobile-8 Telecom Tbk (Mobile-8) didirikan pada bulan Desember 2002. Pada tahun 2003, Perseroan mengakuisisi dua operator telepon selular berlisensi, yaitu Komselindo dan Metrosel, dan mulai beroperasi sebagai penyelenggara jasa selular dengan menggunakan basis teknologi CDMA. Layanan yang pertama kali diluncurkan oleh Mobile-8 adalah Layanan Selular Prabayar dengan brand “Fren” yang dioperasikan pada bulan Desember 2003 dengan berbasis jaringan CDMA 2000-1X. Pada bulan April 2004, Mobile-8 meluncurkan Layanan Selular Fren Paskabayar pada jaringan yang sama. Lima bulan kemudian Perseroan mengakuisi satu lagi operator telepon selular berlisensi, yaitu Telesera. Perseroan juga serta merta menyelesaikan peralihan sistem telekomunikasi yang dioperasikan ketiga operator berlisensi yang diakuisi tersebut dari sistem selular analog menjadi sistem selular digital CDMA. Selama kurang lebih enam tahun hingga akhir tahun 2008, Mobile-8 berhasil mengembangkan Layanan Selular dengan brand “Fren”, Layanan Selular dengan Mobilitas Terbatas dengan brand “Hepi”, serta layanan Mobile Data dengan brand “Mobi”. Pada saat ini, jaringan Perseroan telah mencakup seluruh wilayah Pulau Jawa, Bali, Batam dan Lampung; sebagian wilayah Sumatera Utara dan Sumatera Selatan; sebagian wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur; sebagian wilayah Sulawesi Utara dan Sulawesi Selatan. Pada akhir tahun 2008, Mobile-8 memiliki basis pelanggan sebesar 3 juta pengguna layanan Fren, Hepi dan Mobi. Perkembangan PT. Mobile-8 Telecom dilihat dari berbagai sisi, antara lain :

  1. Produk

Produk PT. Mobile -8 Telecom memiliki 3 (tiga) produk, yaitu Kartu prabayar dan pascabayar Fren, Kartu prabayar dan pascabayar Hepi (produk Fixed wireless acces) dan Mobi, produk Mobile Broadband Internet juga menggunakan kartu prabayar dan pascabayar. Layanan Mobile Broadband Internet berbasis teknologi CDMA EVDO Rev. A yang setingkat dengan layanan 3.5G yang dapat dinikmati oleh pelanggan di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi dan Bandung. Dengan kecepatan download hingga 3.1 Mbps serta upload hingga 1.8 Mbps, Mobi mendukung berbagai aplikasi yang memerlukan bandwidth besar sehingga memungkinkan proses pengiriman dan penerimaan file berukuran besar dengan cepat dan mudah.

  1. Tarif

Produk FREN prabayar yang menawarkan tarif Rp9,-/detik dan pelanggan hanya dikenakan biaya 1 menit pertama saja yaitu Rp540,- untuk dapat melakukan panggilan selama apapun. Produk Hepi merupakan produk berlangganan prabayar yang menawarkan pilihan tarif yang sangat murah kepada pelanggannya baik panggilan ke sesama ataupun ke operator selular. Pelanggan dapat menikmati tarif Rp1.000,- sehari untuk melakukan panggilan berkali-kali. Hepi Pasca Bayar merupakan produk Hepi yang memberikan bebas abonemen dengan minimum pemakaian Rp25.000,- per bulan. Sedangkan tarif produk Mobi Prabayar, Produk ini menawarkan keuntungan bagi pelanggannya antara lain produk prepaid yang menawarkan banyak pilihan dan keuntungan dimana untuk harga Starter Pack MOBI, pelanggan dapat membelinya dengan harga Rp15.000,- dan mendapat Preload Balance Rp10.000,- serta juga penawaran Harga Modem EVDO Rev.A yang murah habis, dengan Rp499.000,- sudah termasuk 1 GB free data. Tidak hanya itu, MOBI juga menawarkan tarif yang kompetiif, Rp 0.1/KB pada jam online (00.00-12.00) dan di luar jam itu Rp0.25/KB. Selain itu, mereka tidak perlu harus mengisi pulsa senilai nominal tertentu untuk tetap bermain internet.

  1. Promosi

Promosi yang ditawarkan PT. Mobile-8 Telecom Tbk, yaitu :

  1. Produk Bolaholic

Produk ini merupakan kartu perdana yang menawarkan keuntungan bagi bola mania dengan menawarkan promo gratis SMS ke sesama fren setiap hari, dan dilengkapi dengan info-info bola terkini. Produk ini juga menawarkan hadiah langsung berupa Jam Tangan Football edition dari Puma Time.

  1. Fren Memang Dashyat

Program ini merupakan program akhir tahun Fren yang menawarkan SMS Murah Rp50/SMS, promo isi ulang 25%, dan promo gratis panggilan interlokal hanya dengan membayar 3 menit.

  1. Bonus Pulsa 25%

Program yang memberikan bonus langsung 25% bagi pelanggan Fren di seluruh Indonesia yang melakukan pengisian ulang dengan nominal berapapun. Sementara khusus untuk pelanggan yang berada di Jadetabek tidak hanya mendapatkan bonus pulsa tersebut tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk memenangkan BBM Gratis senilai puluhan juta rupiah.

  1. Promo 168

Program ini adalah gebrakan penawaran handset CDMA termurah dengan harga Rp168.000,- tidak hanya murah namun tersedia juga beragam aplikasi b-live yang memperkaya handset ini.

  1. Hape Merdeka Hepi

Promo menyambut Hari kemerdekaan RI. Setiap hari bagi-bagi HP gratis, dengan cara mengisi ulang tertinggi pada hari tersebut;

  1. Ramadhan Hepi

Promo menyambut bulan ramadhan dengan memberikan Gratis SMS seharian ke pelanggan HEPI selama bulan Ramadhan. Rp10,-/SMS untuk kirim SMS ke semua operator FWA (se-Indonesia) dan ke pelanggan Fren selama bulan Ramadhan. Kesempatan Untuk Pulsa Berlipat Bonus pulsa s/d 50% bagi isi ulang selama September.

  1. Memposisikan Hepi sebagai Layanan dengan Mobilitas Terbatas Fixed Wireless Access termurah di pasar. Selain itu juga dipadukan dengan layanan Fren, dimana voucher Fren dapat digunakan untuk Hepi.

PEMBAHASAN

Strategi bauran promosi yang diterapkan oleh para penyelenggara telepon fixed wireless acces dalam menghadapi persaingan tentunya berbeda-beda dalam implementasi di lapangan. penyelenggara telepon fixed wireless acces menerapkan strategi yang komprehensif dengan perhatikan setiap faktor yang menentukan untuk menguasai pangsa pasar. Di dalam kajian ini bagaimana penyelenggara fixed wireless acces menerapkan strategi bauran promosi yang diterapkan, adalah sebagai berikut :

  1. Advertising

P

roduk/jasa penyelenggara telepon fixed wireless acces sebagian besar mempromosikan dalam bentuk iklan atau advertising diberbagai media seperti TV, radio, cetakan : majalah, surat kabar, internet dan papan billboard. Iklan papan billboard merupakan periklanan outdoor yang paling utama. Billboard dirancang dengan tujuan memperkenalkan nama merek, billboard biasanya terpampang di jalan raya yang lalu lintasnya ramai. Iklan yang menempel pada billboard sekarang ini lebih banyak dibuat menggunakan teknologi komputer atau teknologi digital. Sedangkan periklanan outdoor selain billboard, juga dapat berupa poster, periklanan transit, mobile panel, premiere panel, display di tempat pembelanjaan, periklanan kios, tulisan di udara, balon-balon raksasa, T-Shirt. Iklan-iklan tersebut tujuannya dapat dilihat konsumen di luar rumah atau iklan luar rumah atau iklan outdoor. Iklan billboard ini menampilkan gambar atau foto dengan ukuran yang sangat besar. (Suyanto, 2006 : 2). Periklanan outdoor lainnya adalah street furniture. Iklan street furniture meliputi bus shelter, urban furniture, kiosk, convenience storedi dan shopping mall, stasiun bis, stasiun kereta api, di bandara udara. Street furniture dapat berupa iklan di kios-kios dan dapat pula berupa display di toko-toko atau mall-mall. Periklanan outdoor berikutnya adalah transit. Iklan transit dapat berupa iklan di bus, mobil, taksi, kereta api, truk yang diletakkan pada kendaraan tersebut. Telkomflexi meluncurkan iklan transit di bus dan di terlihat gambar di bawah ini.

Gambar 1. Iklan Transit Flexi di bis

Periklanan outdoor dapat pula berupa alternative media. misalnya tulisan di balon udara, arena stadion, kapal laut, kampus, resort, digital media dan gedung bioskop, seperti terlihat dalam iklan telkomflexi yang mempromosikan tarifbicara sepuasnya dengan tarif sebesar Rp.300,- dibawah ini.

Gambar 3. Iklan Alternative media Flexi di Internet

Program Pemasaran dan Promosi indosat pada publikasi pemasaran dan promosi di media massa, selalu merujuk pada kode etik periklanan dan prinsip keterbukaan informasi yang juga menerapkan sistem Integrated Marketing Communications, yaitu memanfaatkan semua media untuk menyampaikan pesan sehingga informasi yang tidak bisa ditampilkan di satu media karena keterbatasan tempat dan waktu, akan ditampilkan secara lebih lengkap di media yang lain. Saat ini, Indosat juga telah mengembangkan media komunikasi terintegrasi bagi para stakeholder berupa website Indosat (www.indosat.com) yang dapat menjadi rujukan informasi korporat dan pemasaran yang akurat dan terpercaya (www.indosat.com).

  1. Personal Selling

Pemasaran modern membutuhkan lebih daripada hanya mengembangkan produk yang lebih baik, memberikan harga yang menarik dan membuatnya terjangkau oleh pelanggan sasaran. Perusahaan juga harus berkomunikasi dengan pelanggan yang ada sekarang dan pelanggan potensial. Oleh karena itu personal sellling atau tenaga penjual merupakan suatu komunikasi efektif dengan menilai kebutuhan pelanggan dan keinginannya serta dapat memberikan informasi yang lengkap kepada konsumen tentang produk yang dijual (Freddy Rangkuti, 2006 : 181). Sedangkan tujuan promosi penjualan yang diharapkan dapat meningkatkan pencapaian nilai atau item penjualan (Adi Haryadi, 2007 : 21). Pada umumnya penerapan promosi untuk tenaga penjual atau personal selling di penyelenggara fixed wireless acces dengan cara menjalin kerjasama dengan para dealer, dan tenaga penjual di outlet-outlet. Tenaga penjual tersebut merupakan mitra strategis yang menjadi perpanjangan tangan dalam proses penjualan produk fixed wireless acces kepada masyarakat, dengan tetap mengacu pada komitmen penerapan pada operasional bisnis perusahaan. Pola kemitraan ini memberikan peluang penciptaan lapangan kerja dan pemenuhan kebutuhan ekonomi masyarakat mengingat setiap outlet membutuhkan tenaga penjual serta untuk menjamin keberlangsungan ketersediaan produk sekaligus memberi peluang lapangan kerja bagi masyarakat, penyelenggara fixed wireless acces membentuk komunitas jaringan penawaran produk, yang anggotanya terus bertambah dari waktu ke waktu. Penyelenggara fixed wireless acces ikut membina komunitas outlet atau di PT. Indosat Tbk. dikenal dengan istilah IOC (Indosat Outlet Community). Outlet penjual produk Indosat ini telah menjadi aktivitas kewirausahaan kecil hingga menengah, khususnya di daerah-daerah di pelosok dan pinggiran kota. Komunitas outlet juga turut memberi kontribusi dengan menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat setempat. Para tenaga penjual ini umumnya juga para penduduk sekitar yang tidak mendapatkan kesempatan kerja di sektor formal. Setiap outlet setidaknya membutuhkan dua tenaga penjual, sehingga dengan total outlet mencapai lebih dari 60.000, maka setidaknya ada 120.000 anggota masyarakat mendapat pekerjaan dari rantai komunitas outlet. Komunitas tenaga penjual merupakan komunitas tenaga penjual yang dikelola oleh dealer dan bertugas mendistribusikan produk Indosat milik dealer ke seluruh outlet yang berada di wilayah penjualan dan pembinaan.

  1. Sales Promotion

Promosi penjualan merupakan kegiatan-kegiatan promosi yang bersifat khusus, biasanya berjangka pendek, yang dilakukan di berbagai tempat atau titik-titik penjualan (point of sale) atau titik pembelian (point of purchase). Konsep sales promotion atau promosi penjualan ini adalah Penyelenggara fixed wireless acces mempromosikan produknya masing-masing sekaligus menjual produk tersebut di kegiatan pameran dagang, eksibisi atau kegiatan lain. Misalnya promosi penjualan yang dilakukan PT. Mobile-8 Telecom Tbk. dengan produk Hepi, yaitu : Isi ulang Mobi atau mobile broadband internet dengan menggunakan voucher Hepi dan dapatkan bonus isi ulang 50% dari nominal isi ulang selama 5 kali, dalam jangka waktu 5 bulan. Semakin banyak isi ulang yang dilakukan, semakin besar juga bonus yang akan dapatkan. Beli paket modem Mobi dan dapatkan juga bonus pulsa 50% untuk 5 kali isi ulang. Untuk melihat paket modem Mobi yang tersedia. Sudah termasuk : Modem EVDO REV.A (3,5G CDMA) dengan tarif murah Rp 0,1/Kb di jam online. PT. Bakrie Telecom Tbk dengan produk Esia, juga melakukan promosi penjualan dengan cara memberikan hadiah dalam bentuk undian. Contohnya :


Gambar 4. Promosi Penjualan Esia

Khusus untuk pelanggan Esia dapat melakukan dengan cara gambar 4. Promosi penjualan Esia atau dengan ketik REG<spasi>WIN Kirim ke : 222 tarif : Rp.1000. setelah melakukan mendaftar, tiap hari akan menerima SMS pertanyaan kuis dari Esia. Kemudian dijawab pertanyaan tersebut dikirim kembali. Selanjutnya dapat point. Point tersebut dikumpulkan dan diundi dengan hadiah Honda New CRV, Honda New Jazz, Honda Beat Motor dan sebagainya berlaku promosi tanggal 1 Januari – 31 Maret 2009.

  1. Public Relation

Kegiatan promosi melalui hubungan masyarakat dan publisitas (Public realation) adalah berbagai program untuk mempromosikan dan atau melindungi citra perusahaan atau produk individualnya (Freddy Rangkuti, 2009 : 329). Kegiatan ini merupakan promosi publikasi berbagai produk, layanan, tarif, perusahaan dan sebagainya yang pada intinya berkaitan dengan segala hal yang berhubungan dengan perusahaan dengan tujuan masyarakat pada umumnya mengetahui secara langsung dan biasanya masyarakat lebih siap untuk menerimanya. Berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi memberikan Penyelenggara fixed wireless acces lebih mudah dan cepat menyebarluaskan informasi atau pesan yang ingin disampaikan kepada masayarakat, misalnya melalui internet dengan website Penyelenggara fixed wireless acces tersebut. Contoh suatu gambar promosi Public Relation yang dilakukan, antara lain :

Gambar 3. Promosi Public Relation Flexi di http://www.telkomflexi.co.id

Kegitan promosi melalui public relation ini adalah kegiatan yang menginformasikan salah satunya produk seperti flexi muslin ditujukan kepada umat islam. PT. Telkom Tbk. sangat mengerti bahwa masyarakat Indonesia sebagian besar beragama islam, dengan mempromosikan flexi muslim ini, kemungkinan umat islam dapat memanfaatkan layanan felximuslim ini. PT. Telkom Tbk dalam melakukan promosi ini cukup banyak, mengingat promosi public relation tidak perlu mengeluarkan biaya, karena dimuat di media elektronik, yaitu di website telkomflexi. Begitu juga PT. Bakrie Telecom Tbk. ikut mempromosikan melalui websitenya, yaitu www.esia.co.id dengan memberi image produk, bahwa masyarakat yang menggunakan voucher esia dapat untung atau hadiah/ bonus dan hemat pemakaian pulsanya. Seperti terlihat pada gambar dibawah ini :

Gambar 4. Promosi Public Relation Esia di http://www.esia.co.id

PT. Indosat Tbk. dengan produk StarOne mempromosikan melalui modem StarOne, yaitu suatu varian produk StarOne khusus bagi pengguna voucher StarOne dapat membeli moderm StarOne-IVIO dengan harga Rp.439.000,- untuk menggunakan internet sepuasnya tanpa batas dan nonstop internet dengan tarif paling irit Rp. 0,1/Kb., selama 3 bulan pertama, termasuk kartu perdana StarOne pulsa Rp. 10.000,-, kecepatan stabil hingga 153,6 kbps. dan garansi modem 6 bulan, misalnya gambar dibawah ini :

Gambar 5. Promosi Public Relation StarOne

di http://www.indosat.com

Selanjutnya Penyelenggara fixed wireless access yang lain adalah PT. Mobile-8 Telecom Tbk. merupakan penyelenggara fixed wireless access yang baru dengan merek dagang Hepi pada akhir tahun 2008, sehingga pelanggannya juga masih sedikit sebesar 332.500 pelanggan. Operator ini harus lebih gencar dan sesering mungkin mempromosikan baik di media massa maupun di media elektronik, dengan harapan masyarakat dapat mengetahui tentang produk Hepi dan keunggulan-keunggulannya. Oleh karena itu PT. Mobile-8 Telecom Tbk. di promosi public relation menggratiskan menelepon ke sesama Hepi se-Indonesia sampai pada jangka waktu tertentu. Suatu contoh promosi public relation yang dilakukan PT. Mobile-8 Telecom Tbk. seperti dibawah ini :

Gambar 6. Promosi Public Relation di http://www.mobile-8.com

  1. Word of Mouth

Word of Mouth adalah usaha pemasaran yang memicu pelanggan untuk membicarakan, mempromosikan, merekomendasikan, dan menjual suatu produk atau jasa kepada pelanggan lain. Tujuan akhirnya adalah seorang pelanggan tidak hanya mampu membicarakan dan mempromosikan produk yang digunakan, tetapi juga mampu menjual secara tidak langsung kepada pelanggan lainnya. Untuk itu, hal terpenting adalah bagaimana sebuah produk atau jasa bisa menciptakan kepuasan bagi pelanggan yang mengkonsumsinya untuk pertama kali. Tingkat kepuasan yang terbentuk itu akan menjadikannya pelanggan loyal dan selanjutnya akan menciptakan pengalaman positif yang akan mempengaruhi perilakunya di masa yang akan datang, termasuk mereferensikannya kepada calon pelanggan lainnya. Promosi melalui kegiatan ini adalah komunikasi dari mulut ke mulut yang merupakan salah satu proses komunikasi yang melibatkan pengirim pesan, penerima pesan, pesan yang disampaikan, saluran atau media tempat pesan tersebut digunakan, tempat pesan tersebut disampaikan, serta apa yang dilakukan oleh penerima pesan setelah menerima pesan tersebut.

Promosi dari mulut ke mulut ini terkadang lebih efiesen dan efektif, karena informasi mengenai produk, layanan dan tarif biasanya sudah digunakan atau merasa ada manfaatnya oleh yang memberi pesan dan dapat dibuktikan, sehingga kegiatan promosi ini lebih cepat sampai dan lebih terjamin. Strategi promosi yang dilakukan oleh penyelenggara fixed wireless access terhadap kegiatan ini melalui karyawan-karyawannya yang disampaikan kepada lingkungan tempat tinggal maupun ditempat lain dimana dia berada dan yang penting adalah pengguna produk tersebut, baik flexi, starone, esia maupun hepi yang menginformasikan kepada siapa saja tentang kemanfaatan penggunaannya.

  1. Direct Mail

Kegiatan promosi melalui mengiriman surat pada kondisi saat ini kurang dilakukan oleh penyelenggara fixed wireless acces mengingat keefektivitasan promosi ini sangat tidak memberikan pemanfaatan yang signifikan, karena tidak mengetahui dengan jelas keinginan masyarakat terhadap produk yang ditawarkan.

KESIMPULAN DAN SARAN

  1. Kesimpulan
    1. Penyelenggara fixed wireless access di Indonesia ini ada 4 (empat) perusahanaan, yaitu PT. Telkom Tbk. dengan produk Flexi, PT. Indosat Tbk dengan produk StarOne, PT. Bakrie Telecom Tbk. dengan produk Esia dan PT. Mobile-8 telecom Tbk. dengan produk Hepi. Layanan produk ini dikenal juga dengan telepon tetap dengan mobilitas terbatas
    2. Bauran promosi dapat melalui advertising atau iklan, personal selling atau penjualan langsung, sales promotion atau promosi penjualan, public relation atau hubungan masyarakat dan publisitas, word of mouth atau komunikasi dari mulut ke mulut dan direct mail atau pengiriman surat. Keempat Penyelenggara fixed wireless access menerapkan strategi ini dengan tingkat frekuensi yang berbeda semuanya tergantung ketersediaan dana untuk promosi.
    3. Porsi promosi melalui iklan lebih banyak dilakukan bila dibandingkan dengan kegiatan promosi yang lain, mengingat media-media yang terdapat di iklan cukup luas dan banyak baik berupa media massa seperti surat kabar, majalah, radio, televisi, media outdoor atau luar ruangan atau lebih dikenal dengan billboard maupun media elektronik seperti memiliki website. Persaingan diantara Penyelenggara fixed wireless access sangat ketat dan masing-masing membuat inovasi-inovasi iklan untuk menarik simpati dan mau membeli produknya.
    4. Promosi melalui personal selling, sales promotion, public relation, word of mouth dan direct mail tetap dilakukan namun tidak sesering mungkin mengingat ruang lingkup terbatas pada individu-individu dan melalui mitra kerja seperti dealer-dealer voucher pulsa dan pesan-pesan dari mulut ke mulut.
  2. Saran
      1. Konstribusi penyelenggara fixed wireless access didalam meningkatkan penggunaan akses telekomunikasi cukup signifikan, karena telah melewati pengguna telepon tetap atau dikenal dengan telepon rumah dalam jangka waktu singkat, oleh karena itu peran di bidang layanan perlu ditingkatkan, mengingat aspek layanan ini menjadi masalah selama ini.
      2. Penyelenggara fixed wireless access, telkom, indosat, bakrie dan mobile-8 memperhatikan sungguh-sungguh ketersediaan dana promosi, mengingat dana promosi ini membutuhkan dana yang cukup besar sedangkan secara langsung belum tentu berhasil menarik masyarakat untuk menjadi pengguna.
      3. Perlu dilakukan kegiatan promosi selain melalui iklan yang membutuhkan dana yang besar, tetapi belum tentu efektif. Perlu keseimbangan promosi melalui media lain, sehingga informasi yang diberikan cukup lengkap, benar dan dapat dipercaya serta sesering mungkin dipromosikan, sehingga masayarakat selalu ingat dan tetap menggunakannya.
      4. Promosi melalui word of mouth atau komunikasi dari mulut ke mulut, kegiatannya ditingkatkan dengan memperluas komunikasi ke masyarakat. Selain itu melalui public relation atau hubungan masyarakat dan publisitas dengan menggunakan sarana website masing-masing akan mengurangi dana promosi karena tidak perlu bayar memakai website sindiri.

DAFTAR PUSTAKA

Arief, 2007, Pemasaran Jasa & Kualitas Pelayanan, Jakarta, Bayumedia Publishing

Craven, David W., 1996, Pemasaran Startegis, Jakarta, Erlangga

Ellitan, Lena & Lina Anatan, 2007, Strategi Bersaing Dalam Service Driven Economy, Yogyakarta, Andi Offset

Fandy, Tjiptono, 1997, Strategi Pemasaran, Yogyakarta, Andi Offset

Griffin, Ricky W. & Ronald J. Ebert, 1997, Bisnis, Jakarta, Prenhallindo

Haryadi, Adi, 2007, Kiat Membuat Promosi Penjualan Secara Efektif dan Terencana, Jakarta, Elex Media Komputindo

Kotler, Philip, 1997, Manajemen Pemasaran, Analisis, Perencanaan, Implementasi dan Pengendalian, Jakarta, Salemba Rmpat

Lipsey, Richard G. Et all, 1996, Pengantar Mikroekonomi, Jakarta, Binarupa Aksara

Lupiyoadi, Rambat, 2001, manajemen Pemasaran Jasa, Jakarta, Salemba Rmpat

Moleong, Lexy J., 2001, Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung, Remaja Rosda Karya

Rangkuti, Freddy, 2009, Mengukur Efektivitas Program Promosi, Jakarta, Gramedia

Rangkuti, Freddy, 2009, Strategi Promosi Yang Kreatif, Jakarta, Gramedia

Suyanto, M., 2006, Strategi Perancangan Iklan Outdoor Kelas Dunia, Yogyakarta, Andi Offset

Internet, 2009, http://www.telkomflexi.com ; http://www.indosat.com ; http://www.esia.co.id ; http://www.mobile-8.com : http://techno.okezone.com